Sumber: www.its.co.id
ARENAMADURA.COM, BUDAYA – Sebagai upaya meningkatkan pendidikan dan literasi digital di wilayah terpencil, sejumlah dosen dari berbagai departemen di ITS merancang sebuah komik edukasi digital bertema Literasi Digital.
Komik yang diperuntukkan bagi guru dan siswa Sekolah Dasar (SD) ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan tujuh mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) ITS, yang tidak hanya mendesain komik tetapi juga berbagai media pendukung seperti poster, buku panduan, kaos, banner, dan stiker edukatif.
Naufan Noordyanto, Dosen Departemen DKV Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD) ITS, mengungkapkan bahwa inisiatif ini berawal dari keprihatinan terhadap semakin kompleksnya masalah sosial di ruang digital yang turut memengaruhi anak-anak usia SD.
Beragam persoalan seperti maraknya perjudian daring, ujaran kebencian, pelanggaran data pribadi, hingga pudarnya penghargaan terhadap budaya lokal akibat terpaan konten digital yang tidak beretika, mendorong lahirnya gagasan ini.
“Semua ini perlu dilakukan antisipasi sejak dini,” ujarnya, Rabu (5/11).
Sebagai solusi, tim ITS menciptakan lima seri komik edukasi digital yang mengangkat isu-isu sosial tersebut, salah satunya dengan menggunakan bahasa Madura untuk mendekatkan konten kepada audiens lokal.
Judul-judul komik tersebut dirancang secara tematik, mencakup: “Judol Bikin Tagihan Jebol” yang membahas pencegahan judi daring, “Karma Komentar Beracun” tentang bahaya ujaran kebencian di dunia maya, “Lindungi Data Pribadi” yang fokus pada keamanan digital, “Fitnah Ulasan Viral” yang mengulas hoaks dan promosi produk lokal, serta “Lestari karena Apresiasi” yang mendorong pelestarian budaya lokal di era digital.
Tim ITS tidak hanya membagikan komik dalam bentuk cetak gulung untuk daerah yang kesulitan internet, tetapi juga mengadakan pelatihan praktis. Pelatihan ini mengajarkan guru cara mengakses dan menggunakan komik digital sebagai alat ajar, serta bagaimana menelaah nilai pendidikan di balik setiap cerita dan memicu diskusi kritis di kelas melalui narasi komik.
Penulis: Ahmad Fauzi
Editor: Malik Al-Sadd
