Sumber: Brilian News
ARENAMADURA.COM, BANGKALAN – Untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan menghadapi persaingan di dunia global, Aliansi Madura Indonesia (AMI) menyelenggarakan pelatihan bahasa Inggris secara gratis setiap hari Senin pukul 14.00 WIB di gedung kantor DPP AMI, alamatnya di Jl. Ikan Lumba-Lumba I No. 10, Surabaya.
Program ini tersedia untuk semua orang dan dibimbing oleh Pak Nawwir, seorang pengajar Bahasa Inggris yang berpengalaman . Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen AMI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi masyarakat yang ingin memperdalam kemampuan berbahasa asing tanpa harus mengeluarkan biaya.
Selain memberikan pelatihan, AMI juga membuat kebijakan internal yang berbeda dan maju. Setiap hari Senin, semua pengurus dan anggota diwajibkan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris di dalam kantor . Tujuannya adalah agar kemampuan berbahasa mereka tetap terasah dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Bahasa Inggris bukan sekadar pelajaran, tapi alat untuk membuka peluang yang lebih luas. Kami ingin peserta berani berbicara dan menggunakannya dalam kehidupan nyata,” ujar Mr. Nawwir, pengajar dalam program tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP AMI, Kukuh Setya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi besar AMI untuk menciptakan generasi Madura dan Surabaya yang siap berkompetisi di tingkat global.
“Kami ingin AMI menjadi ruang belajar dan pemberdayaan. Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya mengajarkan Bahasa Inggris, tetapi juga menanamkan kepercayaan diri dan mental kompetitif bagi masyarakat,” tegasnya.
Pelatihan yang diadakan di ruang pertemuan DPP AMI diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, baik anggota organisasi maupun masyarakat umum. Suasana belajar terasa santai namun tetap interaktif, dengan materi yang mencakup percakapan dasar hingga latihan berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini mendapat berbagai kebaikan dari masyarakat sekitar. Banyak peserta mengatakan bahwa mereka merasa terbantu karena bisa belajar Bahasa Inggris tanpa perlu merogoh kocek.
Dengan semangat sosial dan pemberdayaan yang diusung, AMI berharap pelatihan ini bisa terus berlanjut dan menjadi contoh bagi lembaga lain untuk ikut berkontribusi meningkatkan kemampuan masyarakat di bidang pendidikan nonformal.
Penulis: Dodi Adriansyah
Editor: Malik al-Sadd
