Korban pembacokan terbaring lemas dirawat di Puskesmas Sukolilo, Kabupaten Bangkalan.
ARENAMADURA.COM, BANGKALAN – Aparat Satreskrim Polres Bangkalan sedang melakukan pengejaran terhadap dua orang tidak dikenal yang melakukan penganiayaan bersenjata tajam kepada seorang pemuda, Amin (27), di Desa Beringin, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Tindak kekerasan tersebut berlangsung di sebuah gerai penjualan pulsa dan ponsel pada Rabu siang, 28 Oktober 2026, sekitar pukul 12.30 WIB.
Menurut keterangan tokoh masyarakat setempat bernama Rahmad, motif penyerangan disinyalir berakar dari persoalan dugaan perselingkuhan. Kendati demikian, Amin yang terluka diyakini merupakan korban kekeliruan identitas oleh pihak eksekutor yang diduga berstatus orang sewaan.
“Korban ini kebetulan namanya Amin, tapi Amin yang dimaksud bukan itu, karena pelakunya kemungkinan orang suruhan,” kata tokoh masyarakat setempat, Rahmad, Jumat, 30 Oktober 2026 hari ini.
Rahmad memaparkan, kedua pelaku terlebih dahulu menanyakan nama korban sebelum melancarkan aksinya. Sesaat setelah korban mengiyakan bahwa dirinya bernama Amin, sabetan senjata tajam langsung diarahkan ke bagian punggung serta lengan kirinya.
“Pelaku melarikan diri, dan korban dibawa ke Puskesmas Sukolilo, Bangkalan,” ucap Rahmad.
Saat dimintai keterangan secara terpisah, Kasi Humas Polres Bangkalan, IPDA Agung Intama, mengonfirmasi kabar insiden tersebut dan membenarkan bahwa kejadian berdarah itu bermula dari perkara asmara/perselingkuhan. Saat ini, jajaran kepolisian terus bergerak di lapangan untuk melacak jejak kedua pelaku.*
