Potret pekerja dalam pembangunan program sekolah rakyat
ARENAMADURA.COM, SAMPANG – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kabupaten Sampang, Madura, kini tengah memasuki fase percepatan. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau langsung lokasi proyek pada Sabtu (11/4/2026) untuk memastikan pembangunan masif tersebut tetap mengacu pada standar kualitas yang telah ditetapkan.
Berdasarkan data hingga 10 April 2026, kemajuan fisik pembangunan telah mencapai angka 36,05%. Demi mengejar waktu penyelesaian pada tanggal 20 Juni 2026, proyek ini mengoptimalkan tenaga kerja dalam jumlah besar.
Meskipun pengerjaannya dilakukan dengan tempo tinggi, Menteri Dody memberikan instruksi khusus agar aspek ketelitian tidak diabaikan. Ia menyoroti bahwa fase akhir pembangunan akan menjadi tantangan terbesar.
“Mohon dijaga kualitas kerjanya. Kalau bisa ditambah lagi pekerjanya supaya lebih cepat progresnya, karena biasanya yang paling berat itu di tahap finishing. Jadi harus disiapkan dari sekarang,” ujar Dody.
Berdiri di atas lahan seluas 8,4 hektar di Desa Sejati dan Batu Karang, Kecamatan Camplong, sekolah ini diproyeksikan menjadi kawasan pendidikan terpadu. Menteri Dody mengkonfirmasi bahwa kebutuhan dasar seperti air bersih dan aliran listrik sudah mulai terintegrasi di lokasi.
“Udara sudah penuh dari PDAM, listrik juga sudah mulai dipasang. Pekerja ada sekitar 520 orang, bahkan kerja sampai jam 2 pagi,” katanya.
Proyek yang digarap oleh kontraktor Waskita Karya–CAG KSO ini akan menampung sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA. Selain ruang kelas, fasilitas pendukung lainnya meliputi: Asrama siswa dan rumah susun khusus guru, Rumah ibadah (masjid), kantin, dan gedung serbaguna, serta Sarana olahraga yang luas.
“Lapangan bola juga sudah disiapkan, kurang lebih sekitar 3 hektare,” tambah Dody terkait fasilitas olahraga di kawasan tersebut.
Pembangunan SR Tahap II ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan di wilayah Madura, khususnya Kabupaten Sampang.
Penulis: Dhika Prayoga
Editor: Malik Al-Sadd
