Sejumlah aparat TNI mengawasi proses pembangunan Dapur MBG Di Bangkalan
ARENAMADURA.COM, BANGKALAN – Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan menyoroti puluhan dapur program tersebut yang belum juga beroperasi. Satgas mengingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk segera melengkapi persyaratan operasional program MBG.
Peringatan itu disampaikan setelah Satgas menemukan masih banyak dapur MBG di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, yang belum bisa beroperasi akibat persoalan izin hingga sarana pendukung.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika, menyampaikan bahwa hingga 10 Mei 2026, baru 112 dapur MBG yang sudah berjalan dari total 179 dapur yang terdata.
“Penyebabnya, karena dapur-dapur yang belum beroperasi ini belum mengantongi izin operasional lengkap,” katanya di Bangkalan, Minggu (10/5/2026) dikutip Antara.
Selain izin operasional, Satgas juga menemukan masih banyak dapur MBG yang belum memiliki ID atau kode registrasi resmi dari Badan Gizi Nasional. Dari total 179 dapur MBG yang terdata: sebanyak 129 dapur sudah memiliki ID resmi, dan sebanyak 50 dapur belum memiliki registrasi resmi. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor penghambat operasional program MBG di wilayah Bangkalan.
Masih Ada Dapur yang Belum Permanen
Tak hanya persoalan administrasi, Satgas juga menemukan sebagian SPPG belum memiliki dapur permanen sebagai fasilitas utama pelaksanaan program.
“Dari 179 dapur yang terdata, ada sebanyak 68 SPPG yang belum memiliki dapur permanen, atau masih dalam proses pembangunan, sehingga hal ini juga menjadi kendala beroperasinya dapur MBG di Bangkalan ini,” katanya.
Keberadaan dapur permanen dinilai penting agar distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat dapat berjalan optimal dan memenuhi standar operasional.
Bambang menjelaskan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bangkalan menargetkan sebanyak 328 ribu penerima manfaat. Para penerima tersebut tersebar di 273 desa, 8 kelurahan, dan 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan. Sasaran penerima manfaat program MBG meliputi: siswa di berbagai lembaga pendidikan, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita non-PAUD.
Editor: Malik Al-Sadd
